Latar belakang masalah obesitas pola mkan

SKRIPSI HUBUNGAN POLA MAKAN TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI MTBS

Mengetahui faktor risiko frekuensi konsumsi soft drink terhadap kejadian obesitas remaja SMA di Kota Pontianak. Ketidakseimbangan antara masukan kaliori dan pemakaian dapat disebabkan banyak faktor, antara lain: Energi yang dikeluarkan menurun dengan bertambahnya usia, dan ini sering menyebabkan peningkatan berat badan pada usia pertengahan, Ex: Tipe ini cenderung mengakibatkan penyakit jantung koroner, diabetes, dan stroke.

Pola makan yang kurang sehat akan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh salah satunya menyebabkan ketidakmaksimalan kinerja tubuh dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Jika melakukan hal ini, jangan heran jika angka timbangan kita terus bertambah.

Aktivitas fisik. Sindrom ini dikenali sebagai gen penyebab obesitas pada anak kecil. Francis et al. Apakah asupan energi fast food merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja SMA di Kota Pontianak? Jadi ,diharuskan makan secara teratur,karena ada jam-jam tertentu dimana organ pancreas mengeluarkan enzim.

Didalam satuan rumah tangga, kebiasaaan makan juga sering ditemukan adanya perbedaan suami istri,orang tua dan anak-anak,tua dan muda.

Internal a. Semua karbohidrat berasal dari tumbuh-tumbuhan. Adapun faktor yang paling berpengaruh adalah pola makan gaya hidup. Harus dilakukan perubahan dalam pola aktivitas fisik dan mulai menjalani kebiasaan makan yang sehat.

Protein terdapat pada: Collison et al. Perubahan-perubahan ini dapat dengan mudah memicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif di usia muda, yang sangat merugikan generasi penerus bangsa.

1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG OBESITAS PADA SAAT INI

Selain itu, hipotiroidisme dapat disebabkan oleh kelenjar hipofisis tidak bekerja dengan normal. Telah tumbuh kasih sayang antara yang memelihara dan yangan dipelihara sehingga sianak tidak sampai hati memakannya.

Program yang diikuti harus meliputi pemeliharaan berat badan setelah penurunan berat badan tercapai. Selain itu disarankan pula melakukan exercise dengan prinsip FIT frequency, intensity and time.Latar Belakang Masalah.

Gaya hidup kota yang serba praktis memungkinkan masyarakat modern sulit untuk menghindar dari fast foodFast food.

memiliki beberapa kelebihan antara lain penyajian yang cepat sehingga tidak menghabiskan waktu lama dan dapat dihidangkan kapan dan dimana saja, higienis dan dianggap sebagai makanan bergengsi dan makanan gaul (Irianto, ). Perubahan dari pola.

Pola makan seperti ini dapat mencegah terjadinya obesitas (kegemukan) yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara konsumsi energi dan kebutuhan, yaitu mengonsumsi lebih banyak energi dari pada pengeluaran energi.

Latar belakang masalah Pada awalnya obesitas di pandang sebagai tren atau gaya hidup sebagai tanda kesuksesan seseorang, dengan memiliki badan yang gemuk menandakan seseorang hidup berkecukupn. Namun sekarang obesitas telah menjadi masalah yang serius karena memicu timbulnya berbagai komplikasi penyakit yang menyertainya.

Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Hubungan Pola Makan Terhadap Status Gizi Pada Balita di Poli MTBs Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun ”. Makalah Obesitas BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dewasa ini masalah kegemukan (obesitas) merupakan masalah global yang melanda masyarakat dunia baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Obesitas pada saat ini telah menjadi masalah kesehatan dan berhubungan dengan terjadinya peningkatan penyakit tidak menular (Bener, ).

Latar belakang masalah obesitas pola mkan
Rated 4/5 based on 88 review